DNS Server di Ubuntu Menggunakan Bind9 February 11th, 2011
Langsung saja kita mulai membuat DNS server kita dengan menginstall paket bind9.
# apt-get install bind9
Agar DNS server lebih rapi dan lebih mudah dalam memanage, sebaiknya kita membuat folder tersendiri untuk menempatkan zone dari domain-domain yang kita masukkan nantinya. Misalkan kita tempatkan zone kita di folder /etc/bind/zones, langsung saja kita buatkan foldernya.
# mkdir /etc/bind/zones
Setelah membuat folder untuk zone, kita buat file zone untuk domain kita di dalam folder yang tadi telah kita buat. Misalkan kita buat file zone dengan nama joemashari.com.db. Pada proses ini dibutuhkan ketelitian yang agak extra, karena kesalahan tanda titik “.” saja bisa membuat DNS kita tidak jalan.
# vim /etc/bind/zones/joemashari.com.db
Pada file zone tersebut kita isikan konfigurasi seperti di bawah :
$TTL 7200 @ IN SOA ns1.joemashari.com. hostmaster.joemashari.com. ( 2009060708 ; serial 7200 ; refresh 3600 ; retry 604800 ; expire 10800 ; minimum ) IN NS ns1.joemashari.com. IN NS ns2.joemashari.com. IN MX 10 mail1.joemashari.com. IN MX 20 mail2.joemashari.com. IN A 10.17.2.90 mail1 IN A 10.17.2.91 mail2 IN A 10.17.2.93 ns1 IN A 10.24.3.90 ns2 IN A 10.17.2.94 pop IN CNAME mail1 smtp IN CNAME mail1 webmail IN CNAME mail1 www IN A 10.17.2.90 blog IN CNAME www
Catatan :
SOArecord menunjukkan di mana file zone domain master dibuat.NSrecord menunjukkan DNS server mana yang akan memberikan layanan informasi dari sebuah domain.MXrecord menunjukkan ke server mana email akan dikirim. Pada record ini terdapat record untuk menentukan prioritas dari email server. Email server yang memiliki nilai prioritas paling kecil, itulah yang akan dituju terlebih dahulu.Arecord menunjukkan IP server dari domain yang kita buat.CNAMErecord menunjukkan alias dariArecord. Sebagai contoh :mail1 IN A 10.17.2.91 pop IN CNAME mail1
Artinya pop.joemashari.com berada di server dengan ip 10.17.2.91 (alias/
CNAMEdari mail1).- Setelah selesai jangan lupa untuk menyimpan file zone domain yang telah kita buat.
Well, file zone telah kita buat. Langkah selanjutnya kita harus mengedit beberapa file agar DNS server kita bisa berjalan dengan sempurna.
Kita edit dulu file /etc/bind/named.conf.options. File ini berisikan konfigurasi umum dari bind9.
# vim /etc/bind/named.conf.options
Isikan dengan konfigurasi berikut :
options { directory "/etc/bind"; forward only; forwarders { 8.8.8.8; }; notify no; auth-nxdomain no; # conform to RFC1035 listen-on-v6 {any;}; allow-query {any;}; # urgent! dnssec-enable yes; };
Catatan :
- Konfigurasi di atas akan menginstruksikan DNS server kita menjadi forwarder dari DNS Google (8.8.8.8), kita juga bisa menambah atau menggantinya dengan IP DNS lain.
- Jangan lupa menambahkan
allow-query {any;};agar DNS kita bisa resolve saat digunakan.
Selanjutnya edit file /etc/bind/named.conf.local. File ini berisikan konfigurasi mengenai DNS local.
# vim /etc/bind/named.conf.local
Isikan dengan konfigurasi berikut :
zone "joemashari.com" IN { type master; file "/etc/bind/zones/joemashari.com.db"; };
Catatan :
- Konfigurasi di atas menunjukkan file zone sebagai yang digunakan sebagai database forward zone. Arahkan ke direktory file yang telah kita buat tadi (
/etc/bind/zones/joemashari.com.db).
Kemudian kita ganti dulu DNS yang digunakan server kita.
# vim /etc/resolv.conf
Gantilah dengan IP DNS server yang kita buat tadi.
nameserver 10.24.3.90
Well done, semua konfigurasi telah kita selesaikan. Sekarang kita restart bind service terlebih dahulu sebelum kita melakukan testing DNS server kita. Jika settingan yang telah kita lakukan tidak ada masalah maka akan tampak seperti berikut :
# /etc/init.d/bind9 restart * Stopping domain name service... bind9 [ OK ] * Starting domain name service... bind9 [ OK ]
Jika service telah berjalan dengan benar kita lakukan test DNS kita seperti berikut :
# nslookup joemashari.com Server: 10.24.3.90 Address: 10.24.3.90#53 Name: joemashari.com Address: 10.17.2.90 # dig joemashari.com ; <<>> DiG 9.7.1-P2 <<>> joemashari.com ;; global options: +cmd ;; Got answer: ;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 62967 ;; flags: qr aa rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 1, AUTHORITY: 3, ADDITIONAL: 3 ;; QUESTION SECTION: ;joemashari.com. IN A ;; ANSWER SECTION: joemashari.com. 13300 IN A 10.17.2.90 ;; AUTHORITY SECTION: joemashari.com. 13300 IN NS ns2.joemashari.com. ;; ADDITIONAL SECTION: ns1.joemashari.com. 13300 IN A 10.24.3.90 ;; Query time: 0 msec
DNS server telah berhasil kita buat, jika masih belum berhasil coba periksa kesalahan di /var/log/daemon.log.
Selamat mencoba.
Tags: Bind9, DNS Server, Linux, Ubuntu
Posted in DNS Server, Linux, Ubuntu | Comments (3)

February 18th, 2011 at 1:59 pm
[...] DNS Server di Ubuntu Menggunakan Bind9 [...]
March 28th, 2011 at 5:40 pm
[...] Secara keseluruhan settingan seperti pada setting DNS server biasa, kita hanya perlu menambahkan zone untuk setiap prefix IP yang akan dimasukkan. Jika belum mengerti tentang setting DNS, silakan dibaca dulu artikel tentang DNS di sini. [...]
April 17th, 2011 at 9:14 pm
Great work, webmaster, nice design!